Arcfra Luncurkan Neutree untuk Mendukung Infrastruktur AI Berstandar Perusahaan yang Berskala Luas

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arcfra Luncurkan Neutree untuk Mendukung Infrastruktur AI Berstandar Perusahaan yang Berskala Luas

Arcfra Luncurkan Neutree untuk Mendukung Infrastruktur AI Berstandar Perusahaan yang Berskala Luas

SINGAPURA, 1 Maret 2026 /PRNewswire/ — Arcfra, inovator infrastruktur komputasi awan yang siap untuk AI, hari ini mengumumkan peluncuran Arcfra Neutree, platform Model-as-a-Service (MaaS) untuk perusahaan yang dirancang untuk mengindustrialisasi aktivitas operasional AI. Sebagai elemen utama dari Arcfra AI Infrastructure Solution, Neutree membantu perusahaan beralih dari sekadar "menjalankan" model AI menjadi mengelola AI sebagai layanan yang andal, terkendali, dan mudah dikembangkan.

Menjembatani "Kesenjangan Produksi"

Meski adopsi AI meningkat pesat, banyak perusahaan masih menghadapi tantangan seperti kapasitas GPU yang terfragmentasi dan proses implementasi yang rumit. Neutree menjawab tantangan ini dengan menyediakan lapisan manajemen terpadu untuk inferensi model untuk penggunaan privat. Neutree tersedia sebagai proyek open-source. Arcfra juga menawarkan Enterprise Edition dengan fitur "industrial-strength", termasuk dukungan profesional 24/7 serta integrasi mendalam dengan Arcfra Enterprise Cloud Platform (AECP).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fitur-Fitur Utama Platform Neutree

  • Implementasi Tanpa Bergantung pada Vendor: Dapat diterapkan di berbagai lingkungan seperti klaster Kubernetes, server fisik, atau mesin virtual (VM). Mendukung beragam akselerator (Nvidia, AMD, Intel) dalam satu sistem terpadu sehingga beban kerja dapat beralih dari tahap riset ke edge atau pusat data tanpa perlu mengubah arsitektur.
  • Orkestrasi Sumber Daya Terpadu: Pengelolaan terpusat CPU/GPU dan registri model di berbagai pusat data, public cloud, dan lokasi edge melalui satu control plane.
  • Implementasi "Tanpa Kode" dalam Tiga Langkah: Mempercepat proses implementasi dari hitungan hari menjadi menit. Pengguna cukup mengimpor model, menentukan kebutuhan komputasi melalui Katalog Model yang telah dioptimalkan, lalu melakukan implementasi dengan satu klik.
  • Tata Kelola Tingkat Perusahaan: Mendukung aktivitas operasional lanjutan dengan multi-tenancy isolation, real-time observability, serta kontrol akses berbasiskan peran (RBAC) untuk audit ROI yang lebih akurat.

Keunggulan AECP: Infrastruktur AI Berstandar Industri

Jika Neutree berperan sebagai lapisan perangkat lunak AI, maka Arcfra Enterprise Cloud Platform (AECP) menyediakan fondasi infrastruktur berstandar industri. Arcfra AI Infrastructure solution mengubah sarana AI yang fleksibel menjadi aset perusahaan yang maksimal dengan fitur seperti penjadwalan hibrida, penyimpanan terdistribusi, keamanan, dan visibilitas menyeluruh.

Kombinasi ini menghadirkan fondasi AI yang siap produksi dengan keunggulan berupa infrastruktur terpadu, penyimpanan berperforma tinggi, alur data yang aman, keamanan tingkat lanjut, pemantauan menyeluruh, serta kesiapan operasional untuk kebutuhan bisnis nyata. Beberapa pengguna awal, termasuk ConnectWave, perusahaan e-commerce terkemuka dari Korea Selatan, telah bermitra dengan Arcfra untuk menyatukan orkestrasi pelatihan model, penyempurnaan, dan inferensi dalam satu sistem terpadu.

 

 

Berita Terkait

Liu Yifei Jadi “Global Brand Ambassador (Smart Large Home Appliances)”, Dreame Catat Penjualan Impresif di Asia Tenggara
Sigenergy Resmi Melantai di Bursa Efek Hong Kong, Didukung Investor Global Terkemuka
Pedoman Pertama tentang Penanganan Neuropati Perifer untuk Apoteker di Asia Pasifik
CGTN: Pertukaran Budaya Mempererat Hubungan Persahabatan Tiongkok-Vietnam
AESC dan NEXTES Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pasokan Sel Penyimpanan Energi 1,5 GWh, Pesanan dengan Volume Terbesar di Jepang pada 2026
Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang
Kekurangan tenaga kerja dan risiko penggajian menghambat pertumbuhan bisnis: Remote menemukan bahwa 72% bisnis di seluruh dunia telah gagal mencapai target-target utama
Clé de Peau Beauté Lanjutkan Kemitraan Global dengan UNICEF, Jangkau 7,3 Juta Anak Perempuan sebagai Target Baru

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 08:46 WIB

Liu Yifei Jadi “Global Brand Ambassador (Smart Large Home Appliances)”, Dreame Catat Penjualan Impresif di Asia Tenggara

Jumat, 17 April 2026 - 07:18 WIB

Sigenergy Resmi Melantai di Bursa Efek Hong Kong, Didukung Investor Global Terkemuka

Jumat, 17 April 2026 - 07:10 WIB

Pedoman Pertama tentang Penanganan Neuropati Perifer untuk Apoteker di Asia Pasifik

Jumat, 17 April 2026 - 07:03 WIB

CGTN: Pertukaran Budaya Mempererat Hubungan Persahabatan Tiongkok-Vietnam

Kamis, 16 April 2026 - 09:01 WIB

Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang

Berita Terbaru