MEDIPEEL Tunjuk Jason Wi sebagai CEO guna Mendorong Keunggulan Operasional Global dan Pertumbuhan Strategis

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

  • Sosok yang berpengalaman dalam aktivitas operasional di pasar global dan kemitraan bisnis, memimpin ekspansi internasional
  • Transformasi operasional tengah berlangsung untuk memperkuat posisi merek di segmen produk perawatan kulit

SEOUL, Korea Selatan, 27 Februari 2026 /PRNewswire/ — MEDIPEEL, mayoritas sahamnya dimiliki oleh Morgan Stanley Private Equity Asia, mengumumkan penunjukan Jason Wi sebagai Chief Executive Officer (CEO) baru. Di bawah kepemimpinannya, MEDIPEEL mulai menjalankan restrukturisasi terhadap aktivitas operasional global guna membangun model bisnis yang tangguh dan berskala luas sehingga menopang pertumbuhan internasional jangka panjang.


ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jason Wi memiliki rekam jejak profesional dalam bidang konsultasi strategis dan investasi, serta sempat berkarier di McKinsey & Company dan SoftBank Ventures Asia. Ia berpengalaman mengembangkan perusahaan berbasiskan platform dengan pertumbuhan pesat, serta memimpin ekspansi global perusahaan K-culture. MEDIPEEL memanfaatkan pengalaman dan jaringan global Wi untuk mempercepat transformasi sebagai pemain utama di industri kecantikan dunia.

Sebagai bagian dari strategi baru, MEDIPEEL mengubah pendekatan internasional dari model ekspor konvensional menjadi pendekatan berbasiskan kemitraan lokal. Lewat langkah ini, MEDIPEEL menciptakan sistem operasional yang lebih terstruktur dan gesit. Pada saat yang sama, MEDIPEEL akan memperkuat identitasnya sebagai merek "perawatan kulit berbasiskan efektivitas" agar tetap kompetitif di pasar internasional yang semakin berkembang. Dengan dukungan sumber daya global Morgan Stanley PE dan keahlian operasional Wi, MEDIPEEL siap membangun kerangka bisnis yang mampu bertahan di tengah dinamika pasar.

Selain itu, Wi berencana mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) dan metode operasional berbasiskan data—telah dikembangkan Wi selama berkarier di industri platform—ke dalam bisnis inti MEDIPEEL. Inisiatif utama mencakup optimalisasi manajemen rantai pasok dan peningkatan keterlibatan pelanggan untuk mendorong efisiensi operasional, serta imbal hasil jangka panjang.

"Kesuksesan merek K-beauty di pasar global bergantung pada dua pilar utama: identitas merek yang kuat dan sistem operasional yang terlembaga dengan baik," ujar CEO Jason Wi. "Kami akan memperkuat aliansi strategis global sekaligus meningkatkan standar internal untuk membangun MEDIPEEL sebagai platform kecantikan kelas dunia yang tepercaya."

MEDIPEEL merupakan merek unggulan dari SKINIDEA, berada dalam naungan MDP Holdings, perusahaan portofolio milik Morgan Stanley PE Asia. SKINIDEA dikenal melalui produk inovatif yang memadukan bahan premium dan teknologi dermatologi berpaten. Dengan ekspor ke lebih dari 75 negara, SKINIDEA mengembangkan solusi perawatan kulit berkinerja tinggi melalui riset komprehensif dan uji klinis untuk memberikan hasil instan maupun jangka panjang yang sesuai dengan berbagai jenis kulit.

Berita Terkait

AESC dan NEXTES Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pasokan Sel Penyimpanan Energi 1,5 GWh, Pesanan dengan Volume Terbesar di Jepang pada 2026
Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang
Kekurangan tenaga kerja dan risiko penggajian menghambat pertumbuhan bisnis: Remote menemukan bahwa 72% bisnis di seluruh dunia telah gagal mencapai target-target utama
Clé de Peau Beauté Lanjutkan Kemitraan Global dengan UNICEF, Jangkau 7,3 Juta Anak Perempuan sebagai Target Baru
Southeast Asia Blockchain Week Kembali ke Bangkok untuk Edisi Ketiga
Dahua Technology Luncurkan WizColor 2.0, Tingkatkan Solusi Pemantauan Berwarna di Kondisi Minim Cahaya
Risen Energy Raih Pesanan Modul HJT 1,2 GW dari China Huaneng Group, Semakin Memperkuat Posisinya sebagai Pemimpin Industri
Fortune perluas kepemimpinan di Asia dengan Direktur Editorial dan Kepala Brand Studio baru

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 09:26 WIB

AESC dan NEXTES Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pasokan Sel Penyimpanan Energi 1,5 GWh, Pesanan dengan Volume Terbesar di Jepang pada 2026

Kamis, 16 April 2026 - 09:01 WIB

Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang

Kamis, 16 April 2026 - 02:30 WIB

Kekurangan tenaga kerja dan risiko penggajian menghambat pertumbuhan bisnis: Remote menemukan bahwa 72% bisnis di seluruh dunia telah gagal mencapai target-target utama

Kamis, 16 April 2026 - 02:00 WIB

Clé de Peau Beauté Lanjutkan Kemitraan Global dengan UNICEF, Jangkau 7,3 Juta Anak Perempuan sebagai Target Baru

Kamis, 16 April 2026 - 01:00 WIB

Southeast Asia Blockchain Week Kembali ke Bangkok untuk Edisi Ketiga

Berita Terbaru